Informasi Seputar Pendidikan Sekolah Dasar

1. Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025   Mengatur beban kerja guru secara lebih jelas: minimal 24 JP bisa dipenuhi dengan pembelajaran tatap m...

13 Aturan Baru Pendidikan

1. Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025  

Mengatur beban kerja guru secara lebih jelas: minimal 24 JP bisa dipenuhi dengan pembelajaran tatap muka, projek, atau pendampingan belajar.

2. Penyederhanaan Administrasi Pembelajaran  

Guru tidak wajib membuat dokumen berlapis; cukup modul ajar atau RPP ringkas yang langsung digunakan dalam pembelajaran.



3. Supervisi Akademik Model Baru  

Pengawas dan kepala sekolah wajib melakukan supervisi berbasis coaching, bukan inspeksi administratif.


4. Perubahan Mekanisme SKTP  

Validasi SKTP dipercepat dan terintegrasi langsung dengan Info GTK dan Dapodik.


5. Standar Minimum Kualifikasi Guru  

Guru tanpa S1 diberikan jalur percepatan penyetaraan dan pendidikan lanjutan yang difasilitasi pemerintah.


6. Penataan Guru Honorer 2025–2026  

Semua non-ASN yang terdata wajib masuk pemetaan formasi PPPK, termasuk prioritas bagi guru >5 tahun mengabdi.


7. Optimalisasi Beban Mengajar di Satu Sekolah  

Guru tidak lagi diwajibkan mencari jam tambahan di sekolah lain jika sekolah sudah menyediakan kegiatan pembelajaran tambahan yang sah.


8. Digitalisasi Tugas Guru  

Penggunaan platform *ASN Digital*, *e-Kinerja*, dan *Manajemen Pembelajaran* kini wajib untuk semua guru ASN/PPPK.


9. Penilaian Kinerja Guru Model Baru  

Penilaian dilakukan berbasis bukti praktik mengajar (praktik baik), bukan tumpukan dokumen.


10. Program Penguatan Kompetensi Guru  

Guru wajib mengikuti pelatihan minimal 20 JP per tahun melalui platform resmi pemerintah.


11. Penataan Kurikulum & Projek Profil Pelajar Pancasila  

Kurikulum Merdeka diperkuat dengan fleksibilitas yang lebih besar dan penyederhanaan projek.


12. Penguatan Perlindungan Guru  

Sekolah wajib membuat SOP perlindungan profesi untuk mencegah kriminalisasi dan kekerasan terhadap guru.


13. Aturan Baru Pengelolaan MBG di Sekolah  

Sekolah tertentu yang siap boleh mengelola *dapur MBG*, tetapi tidak menjadi kewajiban untuk semua sekolah.

Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1PRm2qaGJm/


0 coment�rios:

Tujuan kegiatan ini dibagi menjadi tiga aspek utama: pengetahuan, karakter, dan pengalaman. ​ Mengenal Identitas dan Sejarah Lokal Siswa ...

SDN Timbuseng 2 : Eksplorasi Sejarah Kerajaan Gowa


Tujuan kegiatan ini dibagi menjadi tiga aspek utama: pengetahuan, karakter, dan pengalaman.

  • Mengenal Identitas dan Sejarah Lokal Siswa dapat mengenal secara langsung peninggalan sejarah Kerajaan Gowa (seperti Istana Balla Lompoa atau Benteng Somba Opu) untuk memahami asal-usul dan kebesaran daerah mereka sendiri.
  • Meneladani Sikap Kepahlawanan Mengambil pelajaran moral dari tokoh pahlawan nasional Sultan Hasanuddin ("Ayam Jantan dari Timur") dan raja-raja Gowa lainnya, khususnya mengenai keberanian, gigih mempertahankan tanah air, dan jiwa kepemimpinan.
  • Menumbuhkan Rasa Cinta Budaya Mengajak siswa untuk lebih mencintai dan merasa bangga terhadap warisan budaya lokal agar mereka termotivasi untuk ikut melestarikannya di masa depan. 

  • Pembelajaran di Luar Kelas (Outing Class) Memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan (joyful learning), di mana siswa tidak hanya membaca buku teks, tetapi melihat dan menyentuh bukti sejarah secara langsung.

0 coment�rios:

Setelah upacara pengibaran bendera merah putih, para murid UPT SPF SDN Timbuseng II menantikan dengan penuh harap di lapangan sekolah pengum...

Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Puisi di Hari Guru Nasional

Setelah upacara pengibaran bendera merah putih, para murid UPT SPF SDN Timbuseng II menantikan dengan penuh harap di lapangan sekolah pengumuman lomba baca puisi dalam rangka hari guru nasional yang diselenggarakan secara virtual oleh panitia pelaksana. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 24 hingga tanggal 28 November 2025.


Sedikitnya 40 siswa terlibat dalam persaingan menampilkan puisi terbaiknya untuk para guru-guru mereka. Namun diantara mereka, hanya ada 5 murid yang keluar sebagai pemenang, peraih skor tertinggi berdasarkan hasil penjurian dewan juri.

Suldiana, S.Pd., M.Pd, selaku kepala sekolah sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini. Beliau juga berharap agar para murid senantiasa mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini, baik yang dilakukan dalam lingkup sekolah maupun kegiatan-kegiatan lomba di luar sekolah. "Kegiatan seperti ini akan menumbuhkan rasa percaya diri pada murid-murid, menumbuhkan jiwa seni, dan sportifitas" imbuhnya pada saat membawakan sambutan serah terima hadiah. 

Adapun daftar nama murid-murid yang menjadi pemenang lomba baca puisi:
  1.  M. Adnan Zafran Kelas 4a, dengan skor nilai 512, memperoleh hadiah berupa uang tunai senilai Rp. 100.000,-.
  2. Sri Ekha Afriyani kelas 2a, dengan skor nilai 480, memperoleh hadiah berupa uang tunai senilai Rp. 75.000,-.
  3. Ahmad Jibril Annur kelas 4a, dengan skor nilai 480, memperoleh hadiah uang tunai senilai Rp  75.000,-
  4. Fitrah Ramadhan Al Gani kelas 4b, dengan skor nilai 475, memperoleh uang tunai senilai Rp. 50.000,-.
  5.  Ahmad Albiansyah kelas 4b, dengan skor nilai 475, memperoleh uang tunai senilai Rp. 50.000,-.
Selamat bagi para pemenang lomba, 
Ukirlah prestasi kalian sejak dini, dan 
Raihlah mimpimu berawal dari menjadi anak Indonesia hebat.( HS.02/12/25)

0 coment�rios: