Informasi Seputar Pendidikan Sekolah Dasar

  SDN TIMBUSENG II  (27/04)– Ada yang unik di area kebun sekolah UPT SPF SDN Timbuseng II hari ini. Jika biasanya kursi rusak berakhir di gu...

Kreatif! Siswa Kelas 6 UPT SPF SDN Timbuseng II Ubah Kursi Rusak Jadi Papan Nama Kebun yang Estetik

 SDN TIMBUSENG II (27/04)– Ada yang unik di area kebun sekolah UPT SPF SDN Timbuseng II hari ini. Jika biasanya kursi rusak berakhir di gudang atau tempat sampah, di tangan kreatif siswa kelas 6A dan 6B, kayu-kayu bekas tersebut disulap menjadi sesuatu yang fungsional dan mempercantik lingkungan sekolah.

Kolaborasi Kelas 6A dan 6B

Bukan sekadar tugas sekolah, pembuatan papan nama kebun bertuliskan "Lihat Kebunku, Rawatlah & Jagalah!" ini merupakan proyek kolaborasi. Siswa dari kedua kelas saling bahu-membahu mulai dari mengampelas kayu, mengecat, hingga menuliskan pesan lingkungan.

Didampingi langsung oleh Ketua Tim Adiwiyata, Bapak Heri Ismawanto, S.Pd., kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa kewirausahaan dan kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan limbah sekolah.

Proses Pembuatan yang Telaten

Bahan utama papan ini diambil dari sandaran dan kaki kursi siswa yang sudah tidak layak pakai. Prosesnya meliputi:

  • Pembersihan & Pengecatan: Kayu dipoles dengan cat dasar berwarna putih bersih agar terlihat mencolok.

  • Sentuhan Seni: Setelah cat kering, siswa dengan telaten menuliskan pesan ajakan menjaga kebun menggunakan spidol permanen Snowman.

  • Pemasangan: Papan dipasang di area kebun sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk selalu menjaga kelestarian tanaman.

Pesan dari Ketua Tim Adiwiyata

"Kita ingin menunjukkan kepada siswa bahwa barang yang dianggap sampah pun masih punya nilai guna. Dengan sentuhan sedikit kreativitas, mereka bisa menciptakan perubahan besar bagi estetika sekolah," ungkap Pak Heri Ismawanto, S.Pd.

Kegiatan ini membuktikan bahwa menjadi sekolah Adiwiyata tidak harus selalu dengan barang baru yang mahal. Cukup dengan kepedulian dan kerja sama, lingkungan sekolah bisa tetap asri dan terawat.

"Fokus dan telaten, setiap goresan spidol adalah bentuk kecintaan siswa pada lingkungannya."

#SekolahAdiwiyata #SDNTimbusengII #Upcycling #KreativitasSiswa #ZeroWaste
Penulis : Tim Kreatif UPT SPF SDN Timbuseng II
Foto : Dokumentasi HS


0 coment�rios:

 

STRUKTUR ORGANISASI UPT SPF SD NEGERI TIMBUSENG II TP. 2025/2026


 

0 coment�rios:

  Berikut adalah visi UPT SPF SD Negeri Timbuseng II : Terwujudnya Generasi Pelajar Pancasila Yang Ceria dan Berwawasan Lingkungan. Penje...

Visi Misi dan Tujuan UPT SPF SDN Timbuseng II Tahun Pelajaran 2025/2026

 
Berikut adalah visi UPT SPF SD Negeri Timbuseng II :
Terwujudnya Generasi Pelajar Pancasila Yang Ceria dan Berwawasan Lingkungan.
Penjelasan Visi:
1. Pelajar Pancasila
Ini adalah fondasi utamanya. Maksudnya, pelajar tidak hanya pintar secara akademik, tapi memiliki enam ciri utama (Profil Pelajar Pancasila) yang dicanangkan Kemendikbud:
Beriman & Bertakwa: Memiliki akhlak mulia kepada Tuhan dan sesama.
Berkebinekaan Global: Terbuka pada perbedaan budaya namun tetap bangga dengan identitas bangsa.
Gotong Royong: Memiliki jiwa kolaborasi dan kepedulian.
Mandiri: Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.
Bernalar Kritis: Mampu mengolah informasi secara objektif.
Kreatif: Mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal.

2. Ceria

Kata "Ceria" di sini sangat penting dalam konteks pendidikan modern (Well-being). Maknanya adalah:

Ekosistem Belajar yang Menyenangkan: Sekolah bukan lagi tempat yang menakutkan atau penuh tekanan, melainkan tempat yang membuat siswa merasa aman dan bahagia.

Kesehatan Mental: Siswa memiliki emosi positif, rasa percaya diri, dan antusiasme tinggi dalam bereksplorasi.

Optimisme: Membentuk mentalitas yang positif dalam menghadapi tantangan belajar.

3. Berwawasan Lingkungan

Ini berkaitan dengan tanggung jawab ekologis. Siswa diharapkan:

Sadar Lingkungan (Eco-literacy): Memahami hubungan antara manusia dan alam.

Aksi Nyata: Memiliki kebiasaan menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, menghemat energi, atau menanam pohon (budaya Adiwiyata).

Keberlanjutan: Berpikir bagaimana tindakan mereka hari ini akan berdampak pada bumi di masa depan.

Misi UPT SPF SD Negeri Timbuseng II
Penjelasan Misi:
Mewujudkan Generasi Pelajar Pancasila yang Ceria dan Berwawasan Lingkungan
1)    Menguatkan Fondasi Keimanan dan Akhlak Mulia
    Melaksanakan pembiasaan ibadah dan pengembangan karakter religius sebagai wujud nyata sila pertama Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2)    Mengembangkan Pembelajaran yang Menalar Kritis dan Kreatif
    Menerapkan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang memicu daya kritis dan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah.
3)    Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Kebinekaan Global
Menyelenggarakan kegiatan literasi budaya dan penguatan identitas bangsa untuk membentuk pelajar yang menghargai keberagaman.
4)    Mewujudkan Ekosistem Sekolah yang Ramah Anak
    Menjamin lingkungan belajar yang bebas dari perundungan (bullying) dan kekerasan, sehingga setiap siswa merasa aman dan terlindungi.
5)    Mengoptimalkan Layanan Bimbingan dan Kebahagiaan Siswa
    Menyediakan ruang konseling dan pendampingan emosional yang suportif untuk memastikan kesehatan mental dan keceriaan siswa terjaga.
6)    Memfasilitasi Pengembangan Bakat secara Merdeka
    Memberikan wadah seluas-luasnya bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi non-akademik, seni, dan olahraga guna membangun kepercayaan diri yang positif.
7)    Mengintegrasikan Etika Lingkungan dalam Kurikulum
    Menyisipkan materi pelestarian alam dan keberlanjutan ke dalam mata pelajaran untuk membangun pemahaman ekologis yang mendalam.
8)    Melaksanakan Gerakan Sekolah Bersih dan Hijau (Green School)
    Mewajibkan aksi nyata seperti penghijauan area sekolah, penghematan energi, dan pengelolaan sampah mandiri oleh seluruh warga sekolah.
9)    Membangun Kemitraan Strategis Berbasis Lingkungan
    Bekerja sama dengan komunitas lingkungan, orang tua, dan instansi terkait untuk mendukung program sekolah yang berkelanjutan dan berdampak luas.
    Misi ini menjelaskan langkah-langkah konkret untuk mencapai visi, dengan fokus pada tindakan yang berorientasi pada murid. Setiap poin misi memiliki keterkaitan dengan indikator visi, seperti penguatan keimanan, kewargaan, dan keterampilan abad 21, serta mencerminkan prioritas.

Tujuan Satuan Pendidikansatuan pendidikan. 
    Misi ini juga memastikan keterlibatan seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan eksternal, seperti masyarakat Talaga Jaya, untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
    Tujuan akhir yang diharapkan oleh UPT SPF SD Negeri Timbuseng II dalam pelaksanaan program- program sekolah untuk mewujudkan misi sekolah, yaitu :
1.     Terwujudnya Karakter Religius:
    Seluruh siswa mampu mempraktikkan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing dalam bentuk akhlak mulia dan toleransi beragama di lingkungan sekolah.
2.     Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi:
    Menghasilkan lulusan yang mampu bernalar kritis dan solutif dalam menghadapi persoalan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
3.     Lestarinya Budaya Bangsa:
    Siswa memiliki kesadaran tinggi akan identitas nasional dan mampu beradaptasi dengan keragaman global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
4.     Tercapainya Indeks Kebahagiaan Siswa yang Tinggi:
    Menciptakan lingkungan sekolah di mana siswa merasa senang hadir di kelas, aktif berpartisipasi, dan terhindar dari tekanan mental yang berlebihan.
5.     Nol Kasus Perundungan (Zero Bullying):
    Menjamin terciptanya sekolah sebagai zona aman bagi fisik dan psikis siswa melalui pengawasan dan sistem pengaduan yang efektif.
6.     Penyaluran Potensi Diri yang Optimal:
    Setidaknya setiap siswa memiliki satu bidang bakat (seni, olahraga, atau teknologi) yang dikembangkan secara serius melalui ekstrakurikuler.
7.     Terbentuknya Perilaku Ramah Lingkungan:
    Siswa secara mandiri mampu menerapkan budaya pilah sampah, hemat air, dan meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai di sekolah.
8.     Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar:
    Menjadikan taman sekolah, kebun, dan fasilitas lingkungan lainnya sebagai "laboratorium alam" untuk praktik belajar siswa secara langsung.
9. Terciptanya Kolaborasi Lintas Sektor:
    Terjalinnya kerja sama yang aktif dengan pihak eksternal (Dinas Lingkungan Hidup, praktisi, atau komunitas) untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan lingkungan.
    Kesimpulan dari tujuan-tujuan tersebut dapat dirangkum ke dalam satu kalimat inti:
Membentuk manusia seutuhnya yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan karakter (Pancasila), kesehatan mental yang prima (Ceria), serta tanggung jawab moral terhadap kelestarian bumi (Berwawasan Lingkungan).


0 coment�rios:

UPT SPF SDN TIMBUSENG II – Suasana di depan kelas 5B pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Bukan buku atau pensil yang dipegang oleh para ...

Siswa Kelas 5B UPT SPF SDN Timbuseng II Panen "Cairan Ajaib": Ubah Sampah Jadi Berkah!

UPT SPF SDN TIMBUSENG II – Suasana di depan kelas 5B pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Bukan buku atau pensil yang dipegang oleh para siswa, melainkan botol-botol berisi cairan kecokelatan yang beraroma segar. Hari ini, Kamis (30/4), siswa-siswi kelas 5B UPT SPF SDN Timbuseng II merayakan hasil kesabaran mereka selama empat bulan terakhir: Panen Besar Eco Enzym!


Proses Panjang yang Berbuah Manis

Cairan yang sering disebut sebagai "cairan ajaib" ini bukan didapat dari toko, melainkan hasil karya tangan kreatif para siswa sendiri. Di bawah bimbingan guru kelas, Bapak Ardiansyah, S.Pd., para siswa telah mengolah limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran sejak empat bulan lalu.

"Ini bukan sekadar praktik sains, tapi tentang bagaimana anak-anak belajar mencintai bumi. Mereka belajar bahwa sampah yang biasanya dibuang begitu saja, ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat jika dikelola dengan ilmu," ujar Pak Ardiansyah di sela-sela kegiatan.

Memberi Nutrisi untuk Taman Sekolah

Setelah dipanen dan disaring, kegiatan berlanjut dengan aksi nyata. Dengan penuh semangat, para siswa menuangkan cairan eco enzym tersebut ke tanaman-tanaman hias yang berjejer rapi di depan kelas mereka.

Eco enzym ini berfungsi sebagai pupuk organik alami yang akan membuat tanaman di SDN Timbuseng II tumbuh lebih subur dan hijau tanpa sentuhan bahan kimia berbahaya.

Belajar Jadi Pahlawan Lingkungan

Melalui kegiatan ini, siswa kelas 5B membuktikan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di sekolah. Tak hanya belajar tentang biologi dan kimia sederhana, mereka juga mengasah rasa tanggung jawab dan kerja sama tim.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti di sekolah saja, tapi juga bisa diterapkan oleh para siswa di rumah masing-masing bersama orang tua.

Apa itu Eco Enzym? Sebagai informasi, Eco Enzym adalah larutan organik yang dihasilkan dari fermentasi sisa sampah organik, gula, dan air. Selain untuk pupuk, cairan ini juga bisa digunakan sebagai pembersih lantai alami hingga pengusir hama!

Penulis: Tim Kreatif UPT SPF SDN Timbuseng II 
Foto: Dokumentasi Kelas 5B

0 coment�rios: