UPT SPF SDN TIMBUSENG II – Suasana di depan kelas 5B pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Bukan buku atau pensil yang dipegang oleh para siswa, melainkan botol-botol berisi cairan kecokelatan yang beraroma segar. Hari ini, Kamis (30/4), siswa-siswi kelas 5B UPT SPF SDN Timbuseng II merayakan hasil kesabaran mereka selama empat bulan terakhir: Panen Besar Eco Enzym!
Proses Panjang yang Berbuah Manis
Cairan yang sering disebut sebagai "cairan ajaib" ini bukan didapat dari toko, melainkan hasil karya tangan kreatif para siswa sendiri. Di bawah bimbingan guru kelas, Bapak Ardiansyah, S.Pd., para siswa telah mengolah limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran sejak empat bulan lalu.
"Ini bukan sekadar praktik sains, tapi tentang bagaimana anak-anak belajar mencintai bumi. Mereka belajar bahwa sampah yang biasanya dibuang begitu saja, ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat jika dikelola dengan ilmu," ujar Pak Ardiansyah di sela-sela kegiatan.
Memberi Nutrisi untuk Taman Sekolah
Setelah dipanen dan disaring, kegiatan berlanjut dengan aksi nyata. Dengan penuh semangat, para siswa menuangkan cairan eco enzym tersebut ke tanaman-tanaman hias yang berjejer rapi di depan kelas mereka.
Eco enzym ini berfungsi sebagai pupuk organik alami yang akan membuat tanaman di SDN Timbuseng II tumbuh lebih subur dan hijau tanpa sentuhan bahan kimia berbahaya.
Belajar Jadi Pahlawan Lingkungan
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti di sekolah saja, tapi juga bisa diterapkan oleh para siswa di rumah masing-masing bersama orang tua.
Apa itu Eco Enzym? Sebagai informasi, Eco Enzym adalah larutan organik yang dihasilkan dari fermentasi sisa sampah organik, gula, dan air. Selain untuk pupuk, cairan ini juga bisa digunakan sebagai pembersih lantai alami hingga pengusir hama!
Foto: Dokumentasi Kelas 5B


0 coment�rios: