Informasi Seputar Pendidikan Sekolah Dasar

11 Penyakit Guru: Para Guru Tertawa Sambil Ngangguk-nganguk

0 coment�rios:

Anak adalah bagian dari generasi muda sebagai salah satu sumber daya manusia yang merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan ...

Cara Menghadapi Siswa yang Nakal dan Sering Bolos Sekolah



Anak adalah bagian dari generasi muda sebagai salah satu sumber daya manusia yang merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus memerlukan pembinaan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, sosial secara utuh, serasi, selaras dan seimbang.

Sebagai insan yang berada di sebuah lembaga pendidikan, apalagi Sekolah Menegah Kejuruan yang notabene siswanya adalah laki-laki menghadapi siswa “nakal” adalah hal yang biasa. Mulai dari siswa yang sering terlambat atau bolos sekolah, tidak mengerjakan tugas/ PR, ribut di kelas, jajan saat jam pelajaran, tidak sholat, dan masih banyak contoh “kenakalan” lain yang kerap dilakukan siswa. Hal-hal tersebut memang benar-benar menguji kesabaran kita. Dibutuhkan kesabaran dan keuletan tingkat tinggi.

Sebenarnya apakah benar ada anak diberi label “nakal”? Penulis sendiri tidak setuju bila ada siswa yang dilabeli “nakal”. Apalagi tidak sedikit guru yang memberi label “nakal” apabila ia merasa tidak sanggup mengendalikan siswanya. Di sisilain ukuran “nakal” tiap guru berbeda-beda. Sebagian guru akan menganggap siswanya “nakal” bila siswanya tidak mengerjakan PR, guru lain berpendapat siswa yang sering bolos/ tidak masuk sekolah adalah siswa yang “nakal”, sebagian lainnya menganggap siswa yang ribut saat pembelajaran adalah siswa yang “nakal”.

Menurut saya tidak ada yang namanya siswa “nakal”, yang ada adalah;Siswa yang krisis identitas. Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan siswa terjadi karena siswa gagal mencapai masa integrasi kedua.

Siswa yang memiliki kontrol diri yang lemah. Siswa yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku “nakal”. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Siswa yang kurang kasih sayang orang tua. Orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan menyebabkan kurang perhatian kepada anaknya. Tidak mengenalkan dan mengajarkan norma-norma agama kepada anaknya. Akibatnya dia akan sering bolos atau terlambat sekolah. Saat di sekolah ia akan berulah macam-macam untuk mendapat perhatian dari orang lain, termasuk kepada gurunya.
Siswa yang kedua orang tuanya tidak harmois atau bahkan bercerai. Suasana di rumah yang tidak nyaman akan menyebabkan anak tidak fokus saat pelajaran. Kedua orang tua yang seharusnya melidungi dan memberi contoh yang baik justru menjadi akar permasalahan anaknya.

Siswa yang menjadi “korban” dari saudara atau teman sepermainannya. Tipe anak seperti ini akan melakukan hal yang sama pada anak lainnya karena ia adalah ‘korban’ dan berusaha untuk membalas dendam.
Siswa yang mendapat tekanan dari orang tua. Tekanan ini bisa berupa tuntutan orang tua yang terlalu tinggi akan prstasi anaknya di sekolah atau peraturan di rumah yang terlalu ketat/ mengekang. Akibatnya bisa bermacam, siswa bisa pendiam tapi juga bisa “nakal” karena merasa ingin bebas.
Siswa yang mengalami kekerasan dalam lingkungan keluarga. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya masalah ekonomi. Siswa yang mengalami kekerasan di rumah, maka saat di sekolah ia akan menunjukkan sikap memberontak kepada gurunya atau bahkan melakukan kekersaan seperti apa yang ia alami.

Siswa yang salah bergaul. Lingkungan memang sangat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan sikap siswa. Pergaulan yang kurang tepat atau menyimpang salah bisa menyebabkan perilaku yang menyimpang.
Itulah beberapa sebab mengapa siswa berperilaku “nakal” saat di sekolah. Saat kita tahu latar belakang masalah perikau murid kita, tentunya kita akan merasa iba dan kasihan. Oleh karena itu mari kita sebagai pendidik mulai untuk menghentikan label negatif kepada siswa.
Beberapa tips di bawah ini bisa kita coba untuk mengatasi perilaku siswa yang “nakal”, adalah: Berdo’a untuk anak terebut. Ucapkan namanya setiap kita berdo’a. Berharaplah apa yang kita minta akan dikabulkan Allah dan saat kita menghadapinya Allah mengkaruniakan kesabaran pada diri kita. Yakinlah dia akan berubah, karena keyakinan itu adalah doa. Dia pasti berubah, entah itu besok, lusa, atau kapanpun.

Carilah info yang lengkap tentang siswa yang dianggap “nakal”. Tujuannya adalah agar kita lebih paham tentang latar belakanngya. Harapanya kita akan lebih bisa bersabar dan pengertian dalam menangani perilakunya.
Hentikan ucapan atau label “nakal” pada siswa tersebut. Kita tahu ucapan adalah do’a. jika kita mengucapakan kata nakal, secara tidak langsung kita berdo’a agar dia menjadi nakal. Katakanlah yang baik-baik untuknya, walau bagaimana pun perilaku dan perkataannya.

Panggilah dia ke runag BK atau masjid. Ajaklah dia berbicara empat mata dan dari hati ke hati. Tanyakanlah kepada siswa tersebut tentang harapannya, permasalahannya, atau sebab dia berbuat “nakal”. Dengan hal ini kita jadi lebih tahu tentang dirinya dan permasalahan yang sedang ia hadapi. Pada akhirnya, berilah ia solusi, motivasi dan arahan.

Latilah dia dengan rasa tanggung jawab. Hal ini bisa dilakukan dengan kita memberikan dia kepercayaan. Contoh: menjadi muadzin, mengumpulkan kas kelas, membantu kita merekap buku tabungan, atau dengan melibatkan dia dalam kegiatan OSIS dan ROIS (meskipun dia bukan penggurus OSIS dan ROIS). Hal ini akan membuat dia merasa dibutuhkan dan diperhatikan. Tujuan akhirnya adalah agar dia tahu mana hak dan kewajibannya/ tanggung jawabnya sebagai siswa.
Apabila siswa tersebut berbuat “nakal”. Maka, tergurlah dengan pelan-pelan dan jangan dibentak atau dimarahi. Karena siswa tipe seperti ini tidak akan berubah bila dimarahi. Mereka butuh didekati, diperhatikan, dan diajak berdiskusi, serta berilah mereka motivasi agar bisa berubah menjadi lebih baik. Katakan pada mereka “saya yakin kamu bisa lebih baik lagi dari kamu yang sekarang”. “saya akan merasa bangga bila kamu bisa lebih baik dari kamu yang sekarang”.

Apabila siswa tersebut berbuat “nakal”. janganlah diberikan hukuman fisik, seperti push up, set up, atau jalan jongkok. karena, hal ini justru akan menimbulkan rasa dendam dan jiwa melawan/ membangkang pada siswa. Tapi berikanlah dia hukuman seperti sholat dhuaha atau membaca Al-Qur'an.
Buatlah perjanjian bila siswa tersebut berbuat “nakal”. Rekamlah dengan HP dan suruhlah dia mengucapkan janji agar tidak mengulangi perbuatannya. Bila dia mengulangi lagi, panggillah siswa tersebut dan putarlah rekamannya.

Berilah dia pilihan. Berbuat baik konsekuensinya baik atau berbuat “buruk” konsekuensinya buruk.
Bila siswa tersebut berbuat baik. Maka, pujilah dia. Pujian kita akan mebuat dia merasa bahwa usahanya dihargai dan diperhatikan oleh orang lain.

Itulah sedikit tips dari penulis. Semoga dapat memberikan manfaat. Prinsipnya adalah tidak ada siswa yang “nakal”. Yang ada adalah siswa kurang perhatian dan salah bergaul. Percayalah mereka bisa berubah. Perubahan itu akan bisa terjadi bila dimulai dengan strategi dengan menggunakan pendekatan hati. Bisa melalui tangan kita, atau mungkin tangan orang lain. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Nb: Sumber: http://www.gurusd.id

0 coment�rios:

Nama : Nanik Juwariah, S.P Nanik Juwaria, S.Pd NIP : 19611002 198303 2 011 Gol./Pangkat:Pembina Tk.I/IV-b Jabatan : Kepal...

Profilr Pendidik


Nama : Nanik Juwariah, S.P
Nanik Juwaria, S.Pd
NIP : 19611002 198303 2 011
Gol./Pangkat:Pembina Tk.I/IV-b
Jabatan : Kepala Sekolah
Tempat Tgl.Lahir: Tulung Agung, 02 Oktober 1961
Status Kepegawaian: PNS


Faisal, S.Pd
Nama: Faisal, S.Pd
NIP: 198407 19200901 1 006
Gol./Pangkat:Pengatur Muda/ III-c
Jabatan: Guru Kelas VI (Enam)
Tempat Tgl.Lahir: Ujung Pandang, 19 Juli 1984
Status Kepegawaian: PNS


Erna Said, S.Pd
Nama: Erna Said, S.Pd
NIP: 197904 11201001 2 015
Gol./Pangkat :Penata Muda/ II-c
Jabatan: Guru Kelas V (Lima)
Tempat Tgl.Lahir:Ujung Pandang,11 April 1979
Status Kepegawaian: PNS


Rosdiana, S.Pd.I
Nama : Rosdiana, S.Pd.I
NIP : -
Gol./Pangkat : -
Jabatan: Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)
TempatTgl.Lahir: Sungguminasa, 25 Agustus 1976
Status Kepegawaian: Honorer K-2


Rantima, S.Pd.I
Nama  : Rantima, S.Pd.I
NIP : -
Gol./Pangkat : -
Jabatan  : Guru Kelas III (Tiga)
Tempat Tgl.Lahir: Gowa, 12 Agustus 1978
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar


Andi Nuryani, S.Pd
Nama : Andi Nuryani, S.Pd
NIP : -
Gol./Pangkat : -
Jabatan : Guru Mapel B. Inggris
Tempat Tgl.Lahir : Gowa, 20 Agustus 1969
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar


Ardiansyah, S.Pd
Nama  : Ardiansyah, S.Pd
NIP  : -
Gol./Pangkat : -
Jabatan : Guru Kelas IV (Empat)
Tempat Tgl.Lahir: Ujung Pandang, 23 Februari 1992
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar


A. Nia Permata Sari Dewi
Nama : A. Nia Permata Sari Dewi
NIP : -
Gol./Pangkat  : -
Jabatan:  Guru Kelas II (Dua)
Tempat Tgl.Lahir: Makassar, 02 Februari 1992
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar


Hervinasari, S.Pd
Nama: Hervinasari, S.Pd
NIP : -
Gol./Pangkat  : -
Jabatan:  Guru Kelas I-a (Satu)
Tempat Tgl.Lahir: Makassar, 26 Juli 1994
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar

Heri Ismawanto,S.Pd.
Nama : Heri Ismawanto, S.Pd
NIP : -
Gol./Pangkat : -
Jabatan:  Guru Mapel Pendidikan Jesmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Tempat Tgl.Lahir    : Makassar, 05 Juli 1992
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar

Heni Sari
Nama: Heni Sari
NIP : -
Gol./Pangkat : -
Jabatan:  Guru Mapel Baca Tulis Qur'an (BTQ)
Tempat Tgl.Lahir: Gowa, 25 Maret 1996
Status Kepegawaian: Guru Honorer

Nama                       : Andriani, S.Pd
NIP                          : -
Gol./Pangkat           : -
Jabatan                    :  Guru Kelas I-b (Satu)
Tempat Tgl.Lahir    : -
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar

Nama                       : Kurniati
NIP                          : -
Gol./Pangkat           : -
Jabatan                    :  Bujang Sekolah
Tempat Tgl.Lahir    : -
Status Kepegawaian: Guru Kontrak Pemkot Makassar




0 coment�rios:

Profil Sekolah 1. Identitas Sekolah 1 Nama Sekolah : SD NEGERI TIMBUSE...

Profil Sekolah
1. Identitas Sekolah
1 Nama Sekolah : SD NEGERI TIMBUSENG II
2 NPSN : 40307232
3 Jenjang Pendidikan : SD
4 Status Sekolah Negeri
5 Alamat Sekolah : Jl. Andi Paturungi No.36 Timbuseng
RT / RW : 2 / 9
Kode Pos : 90225
Kelurahan : Barombong
Kecamatan : Kec. Tamalate
Kabupaten/Kota : Kota Makassar
Provinsi : Prop. Sulawesi Selatan
Negara Indonesia                     
6 Posisi Geografis : -5.2105 Lintang
119.4071 Bujur
3. Data Pelengkap              
7 SK Pendirian Sekolah :  
8 Tanggal SK Pendirian 1982-08-08
9 Status Kepemilikan : Pemerintah Daerah
10 SK Izin Operasional :  
11 Tgl SK Izin Operasional : 1910-01-01
12 Kebutuhan Khusus Dilayani :  
13 Nomor Rekening : 3808-01-014491-53-9
14 Nama Bank : BRI
15 Cabang KCP/Unit : Gunung Sari
16 Rekening Atas Nama : SD NEGERI TIMBUSENG II
17 MBS : Ya
18 Luas Tanah Milik (m2) : 2947
19 Luas Tanah Bukan Milik (m2) : 0
20 Nama Wajib Pajak :  
21 NPWP :  
3. Kontak Sekolah
20 Nomor Telepon : 04115732108
21 Nomor Fax  
22 Email : sdntimbuseng@yahoo.co.id
23 Website  
4. Data Periodik
24 Waktu Penyelenggaraan : Pagi
25 Bersedia Menerima Bos? : Ya
26 Sertifikasi ISO : Belum Bersertifikat
27 Sumber Listrik : PLN
28 Daya Listrik (watt) : 900
29 Akses Internet : Smartfren
30 Akses Internet Alternatif : Smartfren
5. Sanitasi
31 Kecukupan Air : Cukup
32 Sekolah Memproses Air : Ya
Sendiri
33 Air Minum Untuk Siswa : Tidak Disediakan
34 Mayoritas Siswa Membawa : Ya
Air Minum
35 Jumlah Toilet Berkebutuhan : 0
Khusus
36 Sumber Air Sanitasi : Pompa
37 Ketersediaan Air di : Ada Sumber Air
Lingkungan Sekolah
38 Tipe Jamban : Leher angsa (toilet duduk/jongkok)
39 Jumlah Tempat Cuci : 5
Tangan
40 Apakah Sabun dan Air : Ya
Mengalir pada Tempat Cuci
Tangan
41 Jumlah Jamban Dapat : Laki-laki Perempuan Bersama
Digunakan 0 0 1
42 Jumlah Jamban Tidak Dapat : Laki-laki Perempuan Bersama
Digunakan 1 0 0

0 coment�rios:

( Hotel Same, 02/08/18) Simakda merupakan bentuk pelaporan berbasis online oleh SKPD ke pemerintah daerah. Setiap SKPD memeliki unit ker...

Sosialisasi SIMAKDA Pemkot Makassar ke Pengelola Keuangan Sekolah Dasar

(Hotel Same, 02/08/18)Simakda merupakan bentuk pelaporan berbasis online oleh SKPD ke pemerintah daerah. Setiap SKPD memeliki unit kerja yang dituntut juga untuk melakukan pelaoran berbasis online. Misalnya SKPD pada jajaran Dinas Pendidikan kota Makassar, juga menuntut unit-unit wilayah bawahannya seperti Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan UPTD Pendidikan. Aplikasi yang digunakan tiap-tiap unit SKPD disebut Siadinda.

Apa itu siadinda? dan bagaimana pengoperasian aplikasi siadinda? kita akan ulas berikut ini secara singkat.

Teman-teman guru yang mengemban amanah tambahan sebagai bendahara Dana BOS dan atau Operator Sekolah tentu menjadi keharusan untuk mengetahui cara mengoperasikan siadinda ini. Berikut ini adalah panduan pengoperasian aplikasi siadinda modul non RKUD.

1. Login

Untuk memulai pengoperasian, maka teman-teman harus masuk ke Web Browser yang sudah tersediah pada komputer dan menuju link sistem yang sudah terinstal. Adapun link aplikasi siadinda untuk penatausahaan Non RKUD sebagai berikut: 180.250.7.155/siadinda_2018. Nanti akan muncul tampilan Aplikasi Siadinda, namun untuk melanjutkan teman-teman musti login terlebih dahulu. Silahkan isi kolom user name dan pasword. Bagi kalian yang lupa user name dan pasword sekolahnya, silahkan konsultasi kepada operator siadinda yang bertugas pada kecamatan anda.


2. Penatausahaan
Setelah teman-teman melakukan login, akan muncul tampilan jendela siadinda yang terdiri dari beberapa menu, seperti gambar di bawah ini:
Teman-teman pemangku jabatan bendahara dana Bos nantinya akan lebih banyak berinterkasi pada menu Penata Usahaan. Berikut isi dari menu Penatausahaan.
Kalian akan berkutat pada wilayah ini. Jika kalian telah memahami fungsi dari sub-sub menu di atas tentunya kalian tidak akan kesulitan dalam mengerjakan laporan siadinda dana bos dari sekolah kalian. 

Cukup sekian dulu ya, semoga informasinya dapat bermanfaat. Info lebih lengkapnya silahkan berkunjung ke Operator Siadinda Kecamatan masing-masing. Boleh juga berkunjung ke sekolah kami, untuk mendapatkan penjelasan lebih rinci, tentunya sambil minum kopi hitam, hehehehe. (hs) 

0 coment�rios:

Sejumlah staf Puskesmas Barombong mengadakan kunjungan ke SD Negeri Timbuseng II (Rabu/01 Agustus 2018). Kunjungan tersebut dalam rangka...

Imunisasi MR di SD Negeri Timbuseng II

Sejumlah staf Puskesmas Barombong mengadakan kunjungan ke SD Negeri Timbuseng II (Rabu/01 Agustus 2018). Kunjungan tersebut dalam rangka memberikan vaksin Campak Meales dan Rubella atau vaksin MR. Penyuntikan vaksin campak MR ini merupakan program nasional yang berpedoman kepada UU kesehatan dan UU perlindungan anak.

Imunisasi ini sebagai komitmen Kemenkes mengeliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella dan kecacatan bawaan rubella (conginital rubella syndrome-CRS) pada 2020. Imunisasi di sekolah tersebut berjalan lancar. Terlihat orang tua siswa dan pemerintah setempat ikut memberi dukungan dalam penyuntikan vaksin tersebut. (hs)


0 coment�rios: