Adiwiyata adalah upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk cita-cita pembangunan berkelanjutan. Adiwiyata merupakan nama program pendidikan lingkungan hidup.
Sekarang ini hampir semua sekolah menerapkan Program Adiwiyata pada aktivitas kesehariannya. Tentunya itu merupakan efek dari Peraturan Menteri dan Peraturan Pemerintah Daerah. Hal itu bisa terlihat melaui kegiatan-kegiatan di sekolah, baik administrasi maupun kegiatan-kegiatan esktrakulikuler. Begitu pun yang terjadi di SD Negeri Timbuseng II telah melakukan banyak upaya dalam menyukseskan program adiwiyata ini, sejak tahun 2018 hingga saat ini tahun 2020. Dalam penerapannya, Tim Adiwiyata SD Negeri Timbuseng II memegan 3 prinsip, sebagaimana peraturan Kementerian Lingkungan Hidup yaitu ;- Edukatif ; Prinsip ini mendidik programer Adiwiyata untuk mengedepankan nilai-nilai pendidikan dan pembangunan karakter peserta didik agar mencintai lingkungan hidup, baik lingkungan dalam sekolah, di rumah dan di masyarakat luas.
- Partisipatif ; Komunitas sekolah harus terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran.Partisipatif ini juga merupakan sebuah sikap yang harus dituntujukkan kepada lingkungan sekitar sekolah dari komite sampai pemerintahan setempat, harus dilibatkan, agar pelestarian lingkungan hidup dari sekolah bisa berdampak ke lingkungan sekitar
- Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif dan berkesinambungan.
Meskipun program adiwiyata ini memiliki bentuk penghargaan yg pencapaiannya pun bertahap, bukan berarti bahwa penerapan adiwiyata di sekolah hanya sekedar formalitas dengan kepentingan mendapat pengharagaan, dan lantas nama sekolah pun menjadi naik dan baik. Jika demikian maka substansi adiwiyata akan tidak tercapai, dan semua nya menjadi sia-sia belaka.
Substansi dari program adiwiyata adalah menciptakan peserta didik yg sadar, ikut serta, dan mencegah kerusakan Lingkungan. Tentunya efek dari semua itu adalah terciptanya Lingkungan yg asri, nyaman dan sehat di lingkungan sekolah.
Untuk mencapai tujuan program Adiwiyata, maka ditetapkan 4 (empat) komponen program yang menjadi satu kesatuan utuh dalam mencapai sekolah Adiwiyata. Keempat komponen tersebut adalah;
a. Kebijakan Berwawasan Lingkungan
Sekolah mengeluarkan kebijakan tentang perhatian kepada lingkungan baik berupa Surat Keputusan maupun yg termuat ke dalam tata tertib sekolah. Kebijakan berwawasan lingkungan ini dapat kita lihat dari Visi-Misi dan Tujuan sekolah, dan aturan-aturan lainnya seperti larangan merokok, penerapan kantin sehat, penerapan aturan membawa tapper were, dan larangan membuang sampah sembarangan.
b. Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
Hal ini bisa kita lihat dari kurikulum pembelajaran di sekolah memuat upaya-upaya kegiatan yg bertemakan lingkungan, baik menyelipkan kegiatan pada silabus pembelajaran dan Rancangan Program Pembelajaran. Ataukah dalam kurikulum mencantumkan muatan lokal mata pelajaran Pendidikan Lingkungan.
c. Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
Pada tahapan ini seluruh aspek sekolah terlibat dalam gerakan peduli lingkungan. Tim adiwiyata sekolah akan merancang kegiatan-kegiatan di sekolah yg melibatkan siswa,guru, orangtua murid dan masyarakat setempat. Seluruh kegiatan berlangsung dengan bertemakan peduli lingkungan, mengajak Orangtua Murid terlibat aktif, dan komite sekolah menjalin kerja sama dengan instansi-instansi terkait perihal program kegiatan yg ada kaitannya dengan lingkungan hidup.
d. Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan.
Ini adalah tahapan terakhir yakni pengelolaan sarpras. Sarana di sekolah disiapkan untuk menyukseskan kegiatan-kegiatan yang edukatif kepada siswa-siswi di sekolah. Misalnya Green House, memungkinkan siswa-siswi untuk belajar cara membibit tanaman, merawat tanaman, dan memindahkannya. Penyediaan tempat sampah, sebagai media edukatif bagi siswa akan kesadaran membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Penerapan program adiwiyata ke dalam sekolah ini sangat bagus buat siswa-siswi kita dan mustinya dijalankan secara terus menerus dan berkesinambungan. Olehnya itu seluruh Stockholder SD Negeri Timbuseng II musti saling bahu-membahu dan bekerjasama dalam menyukseskan program adiwiyata. [HS]
Penerapan program adiwiyata ke dalam sekolah ini sangat bagus buat siswa-siswi kita dan mustinya dijalankan secara terus menerus dan berkesinambungan. Olehnya itu seluruh Stockholder SD Negeri Timbuseng II musti saling bahu-membahu dan bekerjasama dalam menyukseskan program adiwiyata. [HS]



0 coment�rios: